Jumat, 24 Mei 2013

Lebih Aman Berada di Mobil Ketika Petir Menyambar

Saat hujan dan petir menyambar-nyambar, jantung kita tak henti-henti dag dig dug… Apalagi saat kita melakukan perjalanan di tengah cuaca buruk, saat berada di tengah area yang jarang terdapat rumah penduduk. Petir bertendensi untuk menyentuh objek yang bersifat konduktor. Dan mobil yang sarat akan komponen metal tentu amat bertalenta menjadi konduktor yang baik.

Tetapi, jika kita menggunakan mobil, kita bisa bernafas lega dan jauhkan pikiran takut yang berlebihan. Kenyataannya, tempat perlindungan yang paling aman justru berada di dalam mobil itu sendiri.

Berikut penjelasannya :
Logam mempunyai sifat yang unik. Ketika pada logam tersebut diberi muatan listrik, maka muatan listrik akan segera tersebar di permukaannya. Mobil terbungkus oleh bahan logam (campuran alumunium). Ketika mobil tersambar petir, muatan listrik dari petir akan diterima oleh bahan logam ini lalu disebarkan ke seluruh permukaannya. Jika ada jalan ke bumi, muatan ini akan mengalir ke bumi. Orang yang berada di dalam mobil aman-aman saja. Ia terlindungi dengan baik karena tidak ada muatan listrik yang masuk mobil. Itu sebabnya kalau ada petir dan badai, sebaiknya tetap berada di dalam mobil. Jangan keluar, apalagi berlindung di bawah pohon atau di lapangan terbuka.
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar

Silakan berkomentar. Komentar Anda akan terlihat setelah saya menyetujuinya. Komentar yang tidak baik atau yang menghina Blog ini dan orang lain tidak akan ditampilkan. INGAT !!! Disini tidak ada kata Pertamax, Keduax, dst. karena ini bukan Kaskus. PLEASE DON'T LEAVE YOUR LINK HERE !!!

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

Teknologi

Tips dan Trik

News

 
© Akhyar
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSSComments RSS
Back to top